Solo Batik Carnival 2026: Mahakarya Kostum Garuda Kencana Memukau Ribuan Penonton
Perhelatan akbar Solo Batik Carnival (SBC) kembali membakar antusiasme masyarakat pecinta seni di sepanjang koridor Jalan Slamet Riyadi Surakarta. Dalam gelaran tahun ini, kostum kreasi Garuda Kencana karya Atelier Anita Sari eSAJe Sikop dipercaya memimpin barisan kontingen karnaval utama.
Dengan bentang sayap mencapai 2,5 meter, kostum ini memadukan filosofi ketangguhan lambang negara dengan ornamen ukiran prada emas gaya Surakarta Hadiningrat. Menariknya, meskipun terlihat sangat masif dan megah, konstruksi kostum ini dirancang dengan material komposit aluminium ringan sehingga nyaman dikenakan penari saat berjalan sejauh 3,2 kilometer tanpa membebani pundak.
"Kunci utama dari kostum panggung festival adalah keseimbangan antara estetika visual yang 'wow' dari kejauhan dan ergonomi fisik sang penari. Setiap baut, engsel sayap, dan tumpuan pinggang kami uji berkali-kali di studio," tutur Anita Sari di sela persiapan gladi bersih.
Keberhasilan kostum ini membuktikan bahwa busana karnaval kontemporer dapat berdampingan dengan pakem luhur tradisi Jawa tanpa menghilangkan esensi keduanya.
Anita Sari
Founder & Head Designer
Perancang busana, kurator kostum karnaval, dan pendiri eSAJe Sikop & ESMO Modelling School di Surakarta.